Lagu Cover Hits Air Dan Api - Naif Di Cover Oleh Dinda TB


Air Dan Api - Naif Cover by Dinda TB


Lagu cover dengan judul Air Dan Api ini pernah di bawakan oleh Naif. Lagu ini enak banget didengerin waktu kosong dan nyantai.
Pada video lagu cover akustik ini Dinda TB membawakan lagu dari Naif yang berjudul Air Dan Api dengan versi akustik sehingga menambah warna yang berbeda dalam mendengarkan musik

Youtube Title : AIR DAN API [ COVER ] by Dinda Tb
Song Title : Air Dan Api
Original Song by : Naif
Cover by: Dinda TB
Video URL : https://youtu.be/QTLr-lok90Q
Youtube Channel : Indovoice Entertainment Media

Terima kasih udah dengerin lagu Air Dan Api dari Naif yang udah di cover oleh Dinda TB. Buat yang belum kenal sama Dinda TB, Dinda TB saat ini berdomisili di Yogyakarta dan bergabung dengan channel YouTube IndoVoice. Channel ini khusus untuk bikin cover lagu2 request temen2 dan bakal Dinda TB bawain dengan versi yang lain dari yang sering kamu dengerin.
Selamat menikmati. Jangan lupa support dengan like, share dan subscribe ya, biar kami makin semangat bikin lagu cover lagi.

LIRIK LAGU Air Dan Api - Naif

[Verse 1]
Apa mauku?
Apa maumu?
Selalu saja menjadi
Satu masalah yang tak kunjung henti

[Verse 2]
Bukan maksudku
Bukan maksudmu
Untuk selalu
Meributkan hal yang itu-itu saja

[Chorus]
Mengapa kita saling membenci?
Awalnya kita selalu memberi
Apakah mungkin hati yang murni
Sudah cukup berarti?
Ataukah kita belum mencoba
Memberi waktu pada logika?
Jangan seperti selama ini
Hidup bagaikan
Air dan api

[Instrumental]

[Chorus]
Mengapa kita saling membenci?
Awalnya kita selalu memberi
Apakah mungkin hati yang murni
Sudah cukup berarti?
Ataukah kita belum mencoba
Memberi waktu pada logika?
Jangan seperti selama ini
Hidup bagaikan
Air dan api

[Verse 3]
Apa mauku?
Apa maumu?
Selalu saja menjadi
Satu masalah yang tak kunjung henti

[Verse 4]
Bukan maksudku
Bukan maksudmu
Untuk selalu
Meributkan hal yang itu-itu saja

[Chorus]
Mengapa kita saling membenci?
Awalnya kita selalu memberi
Apakah mungkin hati yang murni
Sudah cukup berarti?
Ataukah kita belum mencoba
Memberi waktu pada logika?
Jangan seperti selama ini
Hidup bagaikan
Air dan api

Comments